Instagram

Sabtu, 30 Mei 2015

Menikmati Suasana Malam Loksado (Catper Loksado Bagian 1)

Libur panjang di tanggal 14-17 Mei 2015 membuat banyak orang memutuskan untuk berlibur untuk menghilangkan penat setelah bekerja setiap hari. Kami dari Apache Trip Organizer gak mau kalah nih buat travelling bersama Mas Tatas (Radar Banjarmasin) dan Istri yang sudah daftar untuk gabung menikmati alam desa loksado yang terletak didaerah pegunungan meratus.

Sabtu,Jam 2 siang kami berangkat dari banjarbaru menggunakan mobil, cuaca dibanjarbaru saat itu lagi mendung untungnya hujannya cuman lewat aja hehe.. menuju desa loksado memerlukan waktu 3 jam dari kota banjarbaru, kita akan melewati martapura, kabupaten banjar yang terkenal dengan intannya dianjutkan menuju kota rantau, kabupaten tapin. Perjalanan kita buat santai didalam mobil kami sharing2 pengalaman, bercanda untuk kenal satu sama lain, setelah itu menuju kota kandangan yang terkenal dengan kota ketupat dan dodol asli kota kandangan. Sesampainya di kota kandangan kita mampir dulu untuk menikmati hidangan ketupat khas kota kandangan yang sangat gurih dan kuah santannya yang enak sekali dengan lauk iwak(ikan) haruan yang di asapin menambah lezat makanan ini.

Ketupat Kandangan

Perjalanan kami melanjutkan melewati jalan berkelok kelok dengan pemandangan di kanan kiri hamparan hutan pegunungan meratus udara sejuk waktu udah mulai petang , sunset malu malu saat itu tidak mau menampakkan muka tapi gak papa terbayar dengan, bukit saling menyapa terlihat banyak bukit dikawasan yang kami lewati waktu diperjalanan ada yang lagi booming yaitu bukit langara yang spot landscapenya luar biasa menurut saya pribadi lokasinya di desa lumpangi, bisa terlihat bila dari jalan menuju desa loksado,dan bukit kantawan terlihat kokoh diseberangnya.

Udah nyampe aja nih di desa loksado kita langsung chekin home stay walaupun sedikit ada masalah akhirnya kami mendapatkan homestay yang nyaman juga, waktu itu desa loksado lagi rame karena libur panjang. Mas Tatas dan istri beristirahat sebentar di homestay sembari mandi, shalat magrib sambil melepas lelah selama 3 jam perjalanan. Setelah melepas lelah kami beranjak pergi menikmati jalan jalan malam menuju desa loklahung malaris, jalan menuju kedesa tersebut sebagian beraspal, lampu penerangannya kurang , mungkin disengaja buat terasa sangat didesa, untungnya kami bawa headlamp dan HP senter untuk membantu kami dijalan, kita akan melewati jembatan gantung yang memishkan desa loksado dan loklahung, jembatan ini baru dulunya jembatan ini terbuat dari kayu ulin sekarang udah besi dapat bantuan dari pemerintah ini juga disebabkan pada tahun sebelumnnya telah terjadi air bah yang menerjang jembatan lama dan sekarang tidak bisa dipakai lagi.

Suasana Malam Di Pos Mangkuraksa Malaris Loklahung

Suasana dijalan sangatlah sepi, hanya ada tedengar bunyi2 binatang malam yang saling bersahutan, setelah melewati jembatan kami menemukan jalan berbatuan dan beberapa saat akhirnya kami sampai di pos Mangkuraksa Malaris Desa Loklahung. Pemuda desa loklahung lagi asik main kartu domino yang kalah pake gantungan botol yang dikaitkan pakai tali ke telinga, kalo lama2 telinga panas juga, melihat mereka bermain terasa banget kesederhanaan desa ini, hampir 10 kali lebih ke pos ini selalu disambut dengan baik. 

Beruntungnya malam itu di pos mangkuraksa ada oleh2 sirup kayu manis dan madu hutan Mas Tatas dan istri langsung beli oleh oleh saja hehe alhamdulillah mereka senang sayangnya malam itu gak bikin gelang simpai yang dibikin langsung ditangan. Obrolan malam sangat terasa aku juga bertemu teman lama hampir 2 tahun gak bertemu, yang lain asik foto2 suasana malam itu sangat bersahabat. Keasyikan ngobrol waktu sudah menunjukan jam 10 malam kami bergegas kembali keloksado dan kembali beristirahat di homestay. 

Bersambung.... Serunya Arung Jeram Bambo Rafting Loksado (Catper Loksado Bagian 2)

Senin, 25 Mei 2015

Paket Wisata Bamboo Rafting Loksado Desa Loklahung dan Desa Haratai 3D2N

Menikmati Kawasan Wisata Loksado dengan cara fun holiday, bersahabat bergabunglah bersama kami. Alam pegunungan meratus terbentang luas hijau, sungai mengalir dengan irama gemercik bersahutan, burung burung dan binatang malam di kala malam saling memanggil. Keasrian alam loksado patut untuk dikunjungi

3 Hari 2 Malam sudah cukup menikmati desa loksado. Wisata Apa saja yang bisa  kita dapat saat disana

1. Bamboo Rafting / Belanting Paring 

Bambo Rafting

Enjoy Bamboo Rafting

Arung jeram menggunakan bambu yang dirakit rapi semua bahan rakit terbuat dari bambu, menyusuri sungai amandit dengan bebatuan dan alam pegunungan meratus membuat kita merasa menikmati perjalanan jarak tempuh kurang lebih 2-3 jam perjalanan.


2. Desa Loklahung Malaris

Pos Mangkuraksa Malaris Loklahung

Suasana malam di Pos Mangkuraksa Malaris Desa Loklahung

Mengunjungi desa ini berjarak 2 km dari desa loksado, berjalan kaki sambil menikmati pemandangan saat dijalan kita akan menemukan balai adat dayak meratus desa loklahung malaris, melihat aktivitas warga dan bisa mampir ke pos informarmasi mangkuraksa malaris. mencari oleh2 Desa Loklahung Sirup Kayu manis, Madu Hutan Dll. Terdapat juga Air terjung Riam Bajarang dan Riam Hanai

3. Desa Haratai / Air Terjun Haratai

Gerbang Desa haratai

Air Terjun Haratai

Desa Haratai terkenal dengan Air Terjun Haratai mungkin tidak asik lagi didengar oleh khalayak luar, jarah tempuh dari desa loksado sekitar 9 km, untuk mempermudah kita akan naik Kendaraan Roda 2 berhubung tidak mungkin bisa dilewati mobil, disepanjang jalan kita disuguhi hijaunya alam meratus. Disana kita bisa mengunjungi Balai adat haratai dan Air terjun dan bisa beriteraksi dengan masyarakat desa Harati

Fasilitas :
1. Transportasi PP Banjarbaru-Loksado
2. Homestay 2 malam
3 Arung Jeram bamboo rafting
4. Makan 6x (makan malam, sarapan pagi, makan siang)
5. Retribusi
6. Dokumentasi
7. Snack & Air Mineral
8. Tour Leader
9. Ojek

Tidak Termasuk :
1. Biaya Pribadi
2. Laundry, keperluan lain yang tidak termasuk dalam fasilitas

Cara Booking:

1. Email ke paketwisatakalsel@gmail.com atau pin BBM APC012 HP/WA 085753190717 Konfirmasi tangal keikutsertaan 1 minggu sebelumnya
3. Kirim Nama, No Hp dan Alamat
4. Bayar DP 50 %
5. Deal.
6. Pelunasan Seminggu sebelum berangkat
7. DP hangus bila membatalkan tiba kecuali ada penggantinya
8. Pembatalan karena suatu hal oleh panitia uang akan dikembalikan

Untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi kontak kami

HP/WA : 085753190717 (Ableh)
BBM : APC012
Instagram : ableh_apache

Email : paketwisatakalsel@gmail.com 

franky.master89@gmail.com

Rampah (Air Terjun) Lambin dan Jelatang Pegunungan Meratus

Kembali kita akan membahas potensi wisata kalimantan selatan yang patut untuk dikembangkan oleh pariwasata kalimantan selatan. Tidak hanya potensi laut yang ada di Teluk Tamiang, Kali ini kita eksplore kawasan meratus menyelusuri hutan pegunungan untuk menghirup udara segar pegunungan. Menyapa dedaunan yang hijau,burung burung bersahutan menyambut keragam hayati makhluk hidup

Banyak orang belum mengetahui bahwa di Kabupaten Hulu Sungai Selatan banyak terdapat lokasi tersembunyi yang dapat dijadikan potensi wisata. Pegunungan Meratus yang luas membuat tempat ini memiliki potensi wisata yang beragam kali ini kami mau membahas air terjun. Sebut saja lokasi tersebut adalah air terjun (Rampah) Lambin dan Jelatang.

Rampah Lambin
Air terjun dengan ketinggian kurang lebih 20 meter ini berada di deretan Pegunungan Meratus. Dari pengalaman Tim Apache Trip Organizer beberapa tahun lalu melakukan perjalanan menuju dua lokasi air terjun tersebut. Berikut adalah catatan perjalanannya. Dari desa loksado kami mencoba berjalan melewati desa Loklahung malaris. Perjalanan tampak mengasyikkan karena melewati rumah adat Malaris yang biasanya digunakan sebagai tempat upacara adat Dayak Malaris.

Rampah Jelatang
Dari desa Loklahung Malaris kami melanjutkan perjalanan ke desa selanjutnya yaitu desa Luapanggang. Desa ini berpenduduk + 10 kepala keluarga. Di sini alat penerangan menggunakan lampu teplok dan sebagian menggunakan energi cahaya matahari. Layaknya di Malaris, di Luapanggang pun juga terdapat balai adat Luapanggang. Setelah cukup beristirahat, kami melanjutkan perjalanan yang tentunya tak kalah seru dan penuh tantangan. Kami harus menerobos belukar hutan pegunungan Meratus! Jika musim hujan, untuk menempuh perjalanan ini sebaiknya mengenakan sepatu/sandal khusus yang umumnya digunakan untuk melintas di jalur licin. Jika tidak, kita bisa terpeleset dengan segala resiko yang tidak diduga-duga. Selain licin, beberapa tumbuhan di hutan pegunungan Meratus juga perlu diwaspadai. Banyak tumbuhan berduri dan mengakibatkan gatal. 



Tracking

Rest Area, sejuk banget :)

Untuk sampai ke air terjun Lambin dan Jelatang kami hanya mengikuti jalur kecil (jalan setapak). Sekali dua jalur itu mempertemukan kami dengan areal perkebunan  masyarakat Dayak seperti karet dan kayu manis. Selain perkebunan, kami juga harus melintasi aliran sungai yang mengalir deras. Untungnya kondisi air sedang dangkal, (setinggi lutut orang dewasa). Meski medan yang kami tempuh tidak mudah bahkan sekali waktu harus menyusuri tebing curam, hutan lebat nan alami mampu mengobati rasa lelah yang tak terkira. Setelah + 3 jam perjalanan, akhirnya suara gemuruh air itu terdengar juga. Rasa penasaran kami tentang air terjun Lambin dan Jelatang semakin tak terkira. Tak sabar rasanya ingin menjadi saksi betapa Tuhan telah menciptakan alam Kalimantan Selatan penuh dengan keindahan. Begitulah, akhirnya kami sudah berada di bawah air terjun oleh masyarakat sekitar disebut rampah lambin. Rampah dalam bahasa Indonesia berarti air terjun. 

Dari lokasi rampah lambin kami mencoba untuk mendaki tebing yang ternyata di atas sana terdapat aliran sungai. Kami tak berhenti sampai di sini, keputusan adalah menyusuri sungai itu dengan melawan arus. Berbeda dengan aliran sungai sebelumnya, di sungai ini penuh dengan bebatuan besar dan airnya tidak dalam. Di ujung penyusuran sungai ini, akhirnya kami bertemu langsung dengan air terjun yang oleh orang sekitar disebut dengan rampah jelatang, disisi sebelah kiri kita akan menemukan pemandian anggang tebingya berair bila musim hujan konon dulunya disana ada burung anggang yang selalu hinggap untuk minum air disana . Karena badan sangat lelah, usai beristirahat akhirnya petualangan kami cukupkan sampai di sini dan segera kembali ke desa Loksado. Nanti kita cerita lagi ya diatas rampah jelatang masih ada rampah(air terjun) yang tidak kalah dengan rampah jelatang dan lambin :) yaitu Rampah Menjangan.

Senin, 11 Mei 2015

Itinerary Loksado Trip Bamboo Rafting 2D1N

Bamboo Rafting Loksado

Day 1 (D)

Tiba di Banjarbaru peserta dijemput, Setelah itu menuju kota Kandangan menempuh perjalan selama 3 jam. Selanjutnya mampir untuk makan ketupat kandangan,yaitu makanan khas kota kandangan. Setelah Makan.  kita langsung menuju Desa Loksado jarak tempuh sekitar 1 jam dari kota kandangan disuguhkan dengan pemandangan indah pegunungan meratus. Sesampai diloksado, check in di Home Stay, acara bebas.

Day 02 (B,L)

Setelah sarapan, kita bersiap untuk mengarungi sungai amandit, dengan jarak waktu tempuh sekitar 2-3 jam. Kita akan disuguhi alam Pegunungan Meratus dengan aktivitas masyarakat sekitar di pinggiran sungai. Setelah sampai finish kita akan kembali ke Home Stay Menggunakan Ojek/Mobil. Makan Siang Selanjutnya Bersiap Kembali Kekota Banjarbaru.

Bila waktu mencukupi kita jalan2 kedesa Loklahung Malaris

Harga Termasuk :

- 1 malam di Home Stay
- Transportasi
- Makan Malam(D), Sarapan Pagi(B), Makan Siang(L)
- Bamboo Rafting
- Tour Leader
- Dokumentasi

Keterangan lebih lanjut
Hubungi kami :
Apache Trip Organizer
Hp : 085248481912 (Ableh)
Bbm : 74966460
Instagram : apache_trip_organizer

Minggu, 10 Mei 2015

Wisata Teluk Tamiang Kabupaten Kotabaru

Teluk Tamiang memiliki wisata bahari bawah laut yang tak kalah indahnya, yaitu gugusan terumbu karang. Kejernihan air laut yang dihidupkan dengan berbagai ikan yang beranekaragam jenis.
Untuk  menuju desa  teluk tamiang  yang berjarak 90 Km dari kabupaten kotabaru kita bisa menggunakan taksi pedesaan .  tapi belum adanya sarana transportasi umum yang memadai untuk wisatawan yang ingin menikmati  indahnya terumbu karang. Kondisi jalan yang memperhatinkan juga menjadi kendala perjalanan menuju keteluk tamiang.  Alternatif lain yang bisa dilakukan menuju Teluk Tamiang adalah jalur laut. Meski waktu tempuh relatif lama sekitar 7-8 jam dari Kotabaru menggunakan kelotok (perahu bermesin), yang dimiliki sebagian besar warga desa tersebut.
Teluk Tamiang
Kali ini perjalanan dari banjarbaru bersama Apache Trip Organizer berangkat ke teluk tamiang menggunakan sepeda motor(Alternatif lain Mobil/Elf) jarak tempuh banjarbaru-kotabaru yang lumayan jauh kurang lebih 300 km  membuat penat  diperjalanan. Sesampai di penyeberangan ferry  tim beristirahat untuk  mengendorkan kaki dan tangan yang dari tadi beraktivitas terus sekitar 6-7 jam dari banjarbaru. Dari penyeberangan tanjung serdang kotabaru dilanjutkan perjalanan sekitar 3-4 jam perjalanan untuk sampai keteluk tamiang.
Tanjung Kunyit
Desa teluk tamiang mayoritas bersuku mandar bugis, mata pencaharian mayarakatnya nelayan,bertani pembudidayaan rumput laut, ikan krapu, terumbu karang dan banyak lagi yang lainnya. disini kami mencoba untuk menelusuri pembudidayaan rumput laut  teluk tamiang.  Sebagian besar kepala keluarga bergantungkan hidup lewat budidaya rumput laut hampir di pinggiran pantai teluk tamiang terdapat rumput laut . Rumput Laut di panen 1 bulan sekali dan perawatan 1 minggu sekali karena akan banyak lumut yang mengganggu pertumbuhan  rumput laut.

Terumbu karang diteluk tamiang juga tidak kalah menarik untuk di explore hampir di sekitaran pantai banyak terumbu karang yang masih perawan. Kami ditemani Pak Sulaiman mantan kepala desa teluk tamiang yang pernah menjabat selama 25 tahun sebagai kepala desa,untuk meninjau langsung ke lokasi terumbu karang dengan kelotok balai perikanan.  Cuaca cerah mendukung perjalanan kami sekitar 10-15 menit sesampai dilokasi  kita sudah disuguhi terumbu karang yang terlihat diatas kelotok kedalaman air laut sekitar 2-3 meter dari permukaan laut jelas terlihat.

Banyak orang tidak mengetahui, Kalimantan Selatan tepatnya di Kabupaten Kotabaru memiliki potensi bawah  laut yang juga tak kalah dengan provinsi yang lain. Hanya saja potensi wisata yang satu ini kurang mendapat perhatian dari pihak pemerintah setempat. Bahkan, potensi alam bawah laut yang berada di desa Tamiang, Kecamatan Pulau Laut Barat(Lontar) adalah keelokkan alam bawah lautnya dan keindahan spot landscapenya. Hampir sepanjang garis pantai kawasan itu di penghujung Pulau Laut dengan air laut yang masih jernih,pasir putih itu tumbuh subur terumbu karang beraneka warna dan jenis. Buat para pecinta snorkling dan Diving sangat cocok untuk mencoba sensasi ini diteluk tamiang. Yang disayang sarana alat snorkling dan diving diteluk tamiang tidak tersedia dan kita harus membawa alat sendiri untuk melihat keindahan  bawah laut teluk tamiang.

Dan banyak lagi wisata kotabaru yang terletak di bagian barat kabupaten kotabaru untuk eksplore keindahan tunggu ya tulisan Tanjung Kunyit dan Pulau Birah Birahan.

Buat kawan kawan yang tidak mau repot dari wisatawan domestik diluar kalimantan kita bisa membantu anda untuk mengorganizer trip wisata anda di kalimantan selatan

Lainnya
Itinery Teluk Tamiang
Paket Wisata Teluk Tamiang


Untuk Informasi lebih lanjut bisa menghubungi kontak kami
 
HP/WA : 08152111227 (Ableh)
BBM : db04f0a1
Instagram : ableh_apache

Email : paketwisatakalsel@gmail.com 

franky.master89@gmail.com

Jumat, 08 Mei 2015

Itinerary Trip Teluk Tamiang




Itinerary Perjalanan Teluk Tamiang,Tanjung Kunyit
dan Pulau Birah Birahan

Day 1 Kedatangan

 21 : 00 – 23:00                    Meeting Point Banjarbaru
 23:00 - 02:00                       Perjalanan banjarbaru – Sei danau (Makan Malam)

Day 2 Snorkling Teluk Tamiang dan Tanjung Kunyit (B,L,D)

 03:00 - 06:00                       Sei danau-Pelabuhan Ferry Batulicin
 06:30 - 10:00                       Pelabuhan Tanjung Serdang-Teluk Tamiang (diperjalanan mampir makan pagi)
10:00 - 12:00                       Acara Bebas Menikmati Pantai teluk Tamiang
12:00 - 13:00                       Makan Siang/ Ishoma 
14:00 - 18:00                       Snorklingan Teluk Tamiang Tanjung Kunyit
18:00 - 20:00                       Ishoma + minum” hangat
 20:00 - 21:00                       Makan Malam
21:00 - 24:00                       Coffe Night

Day 3 Pulau Birah Birahan (B,L)

 24:00 - 05:00                       Istirahat malam
05:00 - 06:00                       Persiapan Menikmati Sunrise
06:00 - 07:00                       Sarapan Pagi
 07:00 - 09:00                       Teluk Tamiang – P. Birah Birahan (Main Dipantai + Snorklingan) 
 12:00 - 14:00                       P. Birah Birahan – Teluk Tamiang
 14:00 - 15:00                       Makan Siang + Persiapan Pulang
 15:00 - 18:00                       Teluk Tamiang-Tanjung Serdang
18:30 - 22 :00                      Pelabuhan Ferry Batulicin  -  Sei Danau
 23:00 - 02:00                       Sei Danau – Banjarbaru


Trip Selesai… Sayonara…

Ket :
1.       Untuk makan di sungai danau 2 kali tidak termasuk dalam Paket Trip
2.       Keperluan yang tidak tercantum dalam Paket Trip

*waktu bisa berubah sesuai kondisi dilapangan