Instagram

Senin, 29 Juni 2015

Wisata Rampah Menjangan Loksado

Tidak ada habisnya kita untuk explore potensi Wisata Kalimantan Selatan yang luas terbentang di perbukitan Hutan Meratus kali ini admin mau berbagi informasi potensi baru yang lagi booming gara2 My Trip My Adventured yaitu Rampah Menjangan. Jangan Lupa juga baca Wisata Rampah Lambin dan Jelatang Loksado
 
Rampah merupakan bahasa dayak meratus yang dapat diartikan air terjun sedikit meluruskan karena sering orang menyebutan air terjun rampah menjangan, yang membuat pengulangan kata, yang sebenarnya artinya sama, semenjak membooming nya di media televisi Rampah Menjangan sudah mulai banyak diminati wisatawan lokal dan wisatawan indonesia.

Rute menuju Rampah Menjangan 

Dari Bandara Syamsudinoor (Landasan Ulin,Banjarbaru) menggunakan kendaraan Roda 4 atau Roda 2 menuju kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan Waktu jarak tempuh 2 jam, dilanjutkan menuju desa Loksado sekitar 45 menit perjalanan mengitari perbukitan yang berkelok. Sesampai di desa Loksado bisa menginap di homestay di desa loksado banyak pilihan homestay yang standar fasilitas, kasur,fan,air bisa muat 2-3 orang. Buat yang ingin Backpackeran Bisa langsung menuju Pos Mangkuraksa Malaris di Desa Loklahung yang berjarak 2-3 km dari desa Loksado. Disini anda bisa menginap dengan suka rela tapi harus menghormati ya, kita baik orang juga baik kepada kita :). Dan jangan lupa juga untuk menyumbang untuk kebersihan Pondok Informasi.

Trek awal menuju Rampah Menjangan bisa dilakukan dari Pondok Mangkuraksa Malaris dan juga bisa menaiki motor ke desa luapanggang untuk memotong jarak, tetapi sebaiknya di taruh di pondok tempat kalian nginap. Untuk menuju kesana memerlukan waktu 2-3 jam tergantung kemampuan trek masing2 disarankan pelan2 saja karena tujuan kita akan sampai juga dan cepat cepat an gak dapat hadiah juga kan :). Suasana Alam juga membuat kita lebih memilih untuk pelan sambil menikmati sejuknya Hutan Meratus.


Adventured Rampah Menjangan+Lambin+Jelatang

Untuk yang pertama sekali kesana sebaiknya membawa pemuda disana untuk mengguide kan, entar kalian bisa nyasar karena yang kita jalanin hutan meratus yang juga banyak jalan bercabang, dan jangan lupa membayar guidenya ya :). Banyak rampah di pegunungan meratus, tapi yang lagi wow banget nih Rampah Menjangan ditunggu kedatangan kalian untuk explore kalimantan selatan, dan jangan lupa untuk tetap bawa pulang kembali sampah makanan yang kita bawa ya.

Rampah Menjangan

Bagi kalian yang gak mau repot menuju Rampah Menjangan bisa hubungi kami,Fun Adventured bersama kami,  join sekarang hubungi kami di sini


Jumat, 12 Juni 2015

Paket Wisata Taman Nasional Tanjung Puting (3D2N)

 (Meeting Poin Bandara iskandar PangkalanBun)

Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) bertempat di Kalimantan Tengah di mana anda bisa bertemu langsung dengan Orangutan, sang penguasa hutan. Bukan cuma itu, tapi anda juga akan menikmati panorama di sepanjang Sungai Sekonyer yang masih Alami, melihat monyet-monyet bergelantungan dengan bebas dari atas klotok, Bekantan tanpa malu-malu menunjukan bulunya yang berwarna keemasan, menikmati sajian dari kunang-kunang yang hinggap di pohon di malam hari, bahkan melihat buaya yang sedang berjemur di tepi sungai.

Orang Utan
Baiklah, untuk mempermudah para backpacker untuk mengunjungi Taman Nasional Tanjung Puting, maka berikut kami susun paket perjalanan untuk anda bersama-sama menikmati keunikan Kalimantan dengan harga yang murah.


Hari 01 : ( Pangkalanbun – Kumai – Tanjung Puting)

setelah sampai dibandara Pangkalanbun peserta akan bertemu dan perkenalan dengan guide kami, kemudian langsung menuju pelabuhan Kumai menggunakan perahu motor menyusuri sungai sekonyer yang mana disamping kiri dan kanan banyak terdapat hutan bakaurawa. Sesampai di Camp Leakey pusat rehabilitasi orang utan peserta dapat menyaksikan pola tingkah perilaku orang utan, istirahat di  rimba lodge makan malam dan acara bebas.

Hari 02 : (Tanjung Puting)

Setelah makan pagi peserta akan mengunjungi Pondok Tanguy untuk melihat orang utan, mengunjungi camp leakey feeding station dan trekking sekitar 2 km menuju feeding ground. Kembali ke Rimba Lodge makan malam dan acara bebas.

Hari 03 : (Tanjung Puting – Kumai – Pangkalanbun )

Setelah makan pagi sambil bersantai peserta akan langsung ditransfer menuju kumai dan Pangkalanbun dan melanjutkan pejalanan kebandara transfer out.

*Itinerary bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi di lapangan.


Mau jadwal sendiri? hubungi kami.


Dengan harga diatas  setiap peserta akan mendapatkan:

•  Kapal kayu dengan fasilitas MCK standar internasional
•  Perlengkapan tidur seperti Kasur, Selimut, Bantal dan kelambu
•  Guide berbahasa Inggris (Bahasa Indonesia juga bisa kok)
•  Mobil penjemputan dari dan ke Bandara atau Hotel
•  Tiket Masuk Taman Nasional
•   Makan 6 kali (B=Breakfast, L=Lunch, D=Dinner)
•   Koki yang berpengalaman
•   Biaya Kamera
•   Air Mineral dan kopi/teh selama di Kapal
•   Donasi untuk Pelestarian Orangutan

Cara Booking:

HP/WA : 08152111227 (Ableh)
BBM : db04f0a1
Instagram : ableh_apache

Email : paketwisatakalsel@gmail.com 

franky.master89@gmail.com



1. Email ke paketwisatakalsel@gmail.com atau pin BBM DB04F0A1 atau WA 08152111227.
2. Konfirmasi tangal keikutsertaan.
3. Kirim Nama, No Hp dan Alamat
4. Bayar DP 50 %
5. Deal.

Ketentuan Trip:

1. Down payment (DP)  di transfer ketika deal tentang keberangkatan dan pelunasan paling lambat 1 minggu sebelum keberangkatan.

2. Konfirmasi pembayaran transfer dengan meyertakan foto bukti pembayaran melalui BBM, WA atau email.

3. Harga di atas untuk wisatawan lokal, untuk wisatawan mancanegara akan ada penyesuain harga berdasarkan tarif masuk di Taman Nasional.

4. DP dianggap hangus jika peserta membatalkan keikutsertaannya, kecuali menemukan pengganti.

5. Jika terjadi pembatalan oleh panitia karena sebab yang tidak dapat di tanggulangi, maka DP yang sudah di bayarkan akan dikembalikan.


Info Tambahan:

Penerbangan yang di sarankan menuju dan dari Pangkalan bun:

•    Jakarta ke Pangkalan Bun: Trigana Air (09.15 – 10.20)
•    Surabaya ke Pangkalan Bun: Kalstar (6.10-7.10)
•    Pangkalanbun ke Jakarta: Kalstar (13.15 – 14.30)
•    Pangkalan Bun ke Surabaya: Trigana Air (14.00 – 15.25)
•    Banjarmasin ke Pangkalan Bun : Kalstar (13:15 - 13:37)
•    Pangkalan Bun ke Banjarmasin : Kalstar (08:50 – 11:07)

Yang perlu di siapkan:

•    Obat-obatan pribadi
•    Anti nyamuk
•    Sandal atau sepatu yang nyaman untuk trekking ringan
•    Snack buat ngemil
•    Camera untuk foto-foto (Tongsis kalau perlu)
•    Menaati peraturan tata peraturan selama di Taman Nasional



Terimakasih Buat Backpacker Borneo izinnya :)

Minggu, 07 Juni 2015

Perjalanan Banjarbaru ke Teluk Tamiang (Catper 1 Explore Pulau Laut Barat)

selamat siang setelah lama bergelut dengan catper Bamboo Rafting Loksado Catper1 dan Catper2 dan Bukit Langara  sekarang kita bagi cerita tentang pantai di kotabaru.Sebelumnya teman2 sudah susun sebuah trip ke teluk tamiang 2 minggu sebelumnya sudah janjian untuk melakukan perjalanan menuju sebuah desa teluk tamiang di kecamatan pulau laut barat, lontar. Bagi saya tidak asing lagi nama tersebut karena tahun 2013 saya pernah berpetualang ketempat ini bersama teman2 traveller banjarmasin bisa dilihat catpernya di sini Banjarmasin Traveller Trip Teluk Tamiang.


Suasana Pantai Pagatan

Pagi jam 9 berangkat dari  banjarbaru menggunakan sepeda motor berdua dengan teman penyuka petualang juga, perjalanan melewati kota pleihari, jorong , asam asam, sungai danau, pagatan, batulicin. di pagatan kami singgah dipinggir siring pantai pagatan bikin kopi dan masak mie (gaya backpacker) sebelumnya peralatan masak kami bawa buat bekal di jalan. Menikmati angin sepoy2 dsini banyak tempat buat nyantai ada yang jual es kelapa,kopi,pentol, makanan dll dengan suasana pinggiran pantai, berhubung kere kita masak sendiri lumayan buat mengurangi biaya :). Hampir 1 jam kami menikmati pantai pagatan hari udah mulai sore kami segera melanjutkan perjalanan menuju batulicin waktu jarak tempuh yang diperlukan dari pagatan ke batulicin sekitar 1 jam. Ada alternatif lain untuk bersantai di pagatan ada pantai rindu alam yang ditanami beberapa pepohonan, hampir pinggiran jalan pantai pagatan bisa kita menikmati keindahan pantainya.
pantainya biasa tapi pengelolaan siring untuk abrasi cukup menambah keindahan pantai

Kami memutuskan bermalam di rumah teman dibatulicin untuk mengumpulkan tenaga buat besok, mumpung dikota batulicin kami jalan2 malam dulu menikmati malam di batulicin kabupaten tanah bumbu,kota ini sudah mulai maju dengan fasilitas yang selalu bertambah malam terus berlalu kami berbagi bercerita untuk planning hari esok. Pagi jumat hujan tak berhenti saya sudah mulai khawatir karena jalan menuju teluk tamiang ada spot jalan yang masih rusak dan berlumpur, kekhawatiran menambah lagi ketiga teman dari serongga tiba tiba ragu untuk berangkat karena cuaca emang lagi tidak bersahabat. Setelah menunggu setelah shalat jumat tak kunjung reda juga, tapi kabar dari teman sudah meluncur kekota batulicin akhirnya kami bersiap dan menunggu walaupun cuaca masih gerimis, sebelum berangkat kami makan siang dulu, terimakasih buat ozan untuk makan dan nginapnya selama di batulicin (gaya backpacker).

Kamar ozan berantakan dapat kita (mumpung gratis hahaha)
Sore hari baru kami berangkat karena kendala hujan dan saling menunggu teman yang lain, walaupun cuaca masih gerimis, o ya bukan mau memaksakan kehendak untuk pending jalan, tapi berhubung kami banyak rombongannya jadi gak perlu khawatir ( disarankan keteluk tamiang rame2 jalan sepi dan jangan sore nanti kemalaman). Jam 7 malam kami baru sampai dilontar kami berinisiatif untuk mencari makan malam di lontar karena tidak ada warung makan yang buka bila udah malam (setau saya hehe) di teluk tamiang. Disini saya memutuskan untuk tidak makan karena perut masih gak bersahabat (bilang aja mau ngirit lagi haha). Teman pada lahap semua ya maklum cuaca dingin yang membuat cepat lapar, setelah itu kami melanjutkan kedesa teluk tamiang  menemui rumah pak ulaiman tempat kami bermalam. Masih seperti dulu Pak Sulaiman selalu menerima tamu yang datang ke desa teluk tamiang, ke ramah tamahan ini yang membuat saya senang di desa teluk tamiang.

Malam di dermaga masak mie + kopi Laperr
Setelah istirahat sebentar saya mengajak teman2 ke dermaga untuk menikmati malam dipinggir pantai, angin sepoy2 sambil memancing dan menikmati lampu2 perusahaan IBT kotabaru dari kejauhan, menambah kebersamaan ini semakin terasa. Masak mie dan bikin kopi benar2 nikmat dipinggir pantai, gak terasa waktu udah larut malam kami segera kembali ke rumah pak sulaiman untuk beristirahat.Sampai bertemu besok hari ya kita istirahat dulu.

Bersambung....


Tulisan lain tentang Teluk Tamiang :

Wisata Teluk Tamiang Kabupaten Kotabaru

Paket Wisata Teluk Tamiang

Itinerary Perjalanan Teluk tamiang

Kamis, 04 Juni 2015

Serunya Arung Jeram Bambo Rafting Loksado (Catper Loksado Bagian 2)

Hai sahabat travelling molor nih cerita perjalanan saya diloksado mohon maaf keterlambatannya hehe sebelumnya baca bag 1 Menikmati Suasana Malam di Loksado 

***
 
Dinginnya subuh menusuk tulak, jam 4 subuh terbangun mencari selimut buat penghangat, mata masih sangat berat untuk bangun tapi dinginnya tidak bisa dipungkiri akhirnya memberanikan diri menunggu pagi karena mata enggan terpejam.Sunrise malu malu keluar dari balik bukit dan pepohohan pegunungan meratus, embun mulai membasahi bumi, sungai mengalir tak berhenti dari hulu ke hilir, aktivitas pagi sudah di mulai, keluar dari homestay duduk diteras sambil minum kopi panas dan tiwadak(cempedak) goreng. memandang indahnya alam loksado yang asri yang selalu bikin ngangenin tempat ini.
Bambu yang nantinya buat ngarung

Joki Lanting (Bambu Rakit) lagi sibuk mempersiapkan peralatan pengarungan yaitu bambu2 yang tersusun rapi dan diikat menggunakan serat bambu muda, ditengah rakit di buat suatu dudukan untuk para tamu yang ingin mengarungi sungai amandit, bambu2 ini didapat dari hutan meratus,hutan ini begitu kaya akan kekayaan alam.Apa kalian generasi muda masih ingin menjaga hutan kita. Pilihannya ada pada diri anda :)

Jam 8 pagi kami bersiap membawa peralatan untuk di bawa saat pengarungan dari tas anti air, kamera , tongsis, snack, air mineral dll. Disarankan membawa kamera underwater atau go pro sensasi moto di saat pengarungan menambah nilai foto untuk dikenang. Joki sudah siap menunggu, kami sarapan dulu untuk memulihkan tenaga pengarungan membutuhkan waktu 2-3 jam.

Kalian juga harus cooba Arung Jeram Bamboo Rafting

Rumah Masyarakat di pinggiran Sungai Amandit


Pengarungan dimulai melewati sisi kiri sungai melewati jembatan bambu yang menghubungkan hostel dan rumah2 warga loksado, awas kepala seru saya dari belakang yang asik meabadikan foto2 :) . Berhati2 lah saat ngarung karena arung jeram di sungai amandit disepanjang jalan nanti ketemu ranting2 yang menjalar kearah sungai. Joki kami sangat handal sekali padahal arus sungai amandit lagi deras dan dalam. Pertama2 sih masih takut tapi setelah tau cukup aman berfantasi diatas rakit ini akhirnya saya, mas tatas dan istrinya semangat juga bermain air, niatan ingin tetap gak basah tapi disuatu jeram yang lumayan deras air nyiprat juga kearah kami, terlanjur basah kita jadi have fan aja kan bermain air masa takut basah hehe.. 1 jam perjalanan lumayan buat cape juga pertama kita stop disebuah air terjun kecil dan unik yang airnya yang turun disisi kanan sungai amandit.

Air Terjun dipinggiran Sungai Amandit


***

Di pertengahan jalan kami juga mampir untuk beristirahat melepas lelah selama diperjalanan saya membuka snack gaguduh tiwadak dan air minum wah rasa nikmat sekali makan di pinggir sungai ditemanin batu dan hutan yang hijaunya meratus membuat kami ingin berlama lama disini. Tapi kami bergegas untuk secepatnya melanjutkan karena matahari juga udah mau ditengah2 kita panasnya lumayan hehe tapi bermain rafting bagus saat panas karena spot foto Landcapenya dapat banget walaupun sedikit backlight. Suasana harmoni alam yang saling berirama, perbukitan yang luas sangat indah untuk dipandang, sesekali rumah rumah warga dayak kita temui meilhat mereka beraktivitas di sungai , alam ini membuat kita sadar betapa eratnya dengan manusia dan sang pencipta ALLAH SWT.



Hore akhirnya kami finish setelah pengarungan selama 2 jam 45 menit dari desa loksado ke momumen pahlawan, sedikit terkejut setau saya dulu finisnya di desa tanuhi,, setelah berbincang dengan joki kenapa gak finish dedesa tanuhi katanya sih gak dibolehkan lagi. Ntah lah gak mau terlalu mempermasalahkan semoga di kelola saja nanti sama pemerintah daerah untuk dermaga finishnya dengan baik. Menunggu jemputan mobil dan kami kembali desa loksado untuk makan siang, setelah itu ke homestay untuk bersiap kembali pulang ke Kota Banjarbaru  

Buat teman teman sahabat petulanng yang ingin menikmati alam Loksado bisa bergabung bersama kami untuk jadwal trip 2015 bisa lihat disini

Senin, 01 Juni 2015

Berburu Foto Landscape Bukit Langara

Bukit Langara | Indonesia

Desa Wisata Loksado terletak di kecamatan loksado kandangan Hulu Sungai Selatan, kawasan pegunungan meratus dengan banyak objek wisata yang disuguhkan wisata air terjun, arung jeram bambo rafting, perahu rafting, balai adat dayak meratus dll

Baru baru ini lagi boomingnya sebuah bukit yang terletak di desa lumpangi kecamatan loksado, yaitu Bukit Langara. Kesan pertama dengan bukit ini amazing view landscape foto Kalimantan Selatan. 

Bukit Langara | Selfie Indonesia

Ok, disini kami berbagi pengalaman trip ke bukit langara ,.untuk anda yang ke kawasan Pegunungan Meratus di loksado Kab.Hulu Sungai Selatan jangan lupa untuk mampir ke Bukit Langara Desa Lumpangi (simpang 3 arah batulicin), 

Rute pertama, dari arah kota kandangan ikuti jalur menuju desa loksado dipersimpangan arah Loksado(lurus) dan arah batulicin(belok kanan), jalan masuk samping mesjid sebelum melewati jembatan ada gang(ikuti saja sampai ujung)), bila bingung tidak salahnya kita bertanya dengan orang sekitar arah ke  Kubah Lumpangi. Posisi start poin menuju bukit langara (kebun jati) anda akan mendaki sekitar 15-30 menit, untuk parkiran motor bisa diparkir dilokasi start poin di kebun jati penduduk sekitar bila anda ragu juga bisa ajak pemuda sekitar untuk penunjuk jalan dan jangan lupa kasih uang setelah pulang dari bukit seikhlasnya.. Untuk yang bawa mobil bisa parkir didepan mesjid disimpang 3 desa lumpangi. (dari kabar terbaru jalur ini sudah ditutupa karena mengganggu orang ziarah ke Kubah Lumpangi)

Rute Kedua, dari arah kota kandangan ikuti jalur menuju desa loksado dipersimpangan arah Loksado(lurus) dan arah batulicin(belok kanan), jalan masuknya kita lewati dulu jembatan arah ke batulicin pas diujung ada arah menuju Bukit Langara, parkirannya di pinggir jalan dan ada penjaga parkirnya. Melewati jalur kedua ini sangat dianjurkan karena sudah dikelola oleh masyarakat sekitar, jalan juga sudah dibersihkan dan diberi tangga dan pegangan untuk menuju bukitnya 





 

Kesannya bukit langara ini sangat indah untuk panorama alam yang kokoh dengan disebelahnya perbukitan bukit kantawan dengan sungai amandit terlihat jelas saling berkomposisi, Potensi ini layak menjadi Wisata Kalimantan Selatan


Tips
1. Buat yang belum pernah kesana bawalah pemuda sekitar untuk penunjuk jalan
2. Disarankan menaiki bukit ini pagi atau sore, siang juga bisa tapi untuk foto backlight, tapi yang buat ahli foto gak pa2.. silahkan pilih :)
3. Dari Bandara Syamsudinoor -> Kota Kandangan -> Desa Lumpangi (Memerlukan Waktu 2-3 jam)


Jangan lupa untuk bawa pulang sampahnya ya.. 




Tim Support Apache Trip Organizer : Fikri Rezkan (Taplak), Bang Keceng (SCK), Dedi (Kawer)