Instagram

Minggu, 30 Agustus 2015

Kalender Event Pariwisata Kalimantan Selatan 2015

Setiap Provinsi mempunyai kalender event tahunan untuk mengenalkan potensi wisata, budaya masing masing provinsi dari tahun ketahun pasti akan adanya hal baru dan event tetap yang diselenggarakan di bulan2 tertentu khususnya kalimantan selatan sendiri ada beberapa event tahunan yang selalu diselenggarakan yaitu festival budaya terapung, expo kalsel, baayun maulid dll 

walaupun agak sedikit telat nih buat teman2 yang ingin tau kalender event Wisata Kalimantan Selatan bisa di download disini

Mari buat teman teman yang ingin ke Kalimantan Selatan bisa didownload setiap tahunnya hanya sedikit perbedaan tanggal acara saja. Tetap lestarikan wisata dan budaya.

Sabtu, 15 Agustus 2015

Taman Hutan Raya Sultan Adam 2015

Ditahun 2015 ini sudah banyak perkembangan yang terjadi di Tahura Sultan Adam Mandiangin, dari penanaman 1000 pohon yang sudah dilaksanakan tahun2 sebelumnya dan sekarang udah sedikit mulai terlihat phon2 yang tumbuh sedang, perbaikan jalan yang dulu rusak sekarang sudah ber aspal, dari segi penunjuk arah lokasi sudah cukup memadai, dan sekarang ada kandang rusa tempat untuk berkembangnya rusa. Adanya beberapa menara pemantau untuk melihat titik kebakaran, soalnya setiap tahunnya di musim kemarau tempat ini sangat rawan kebakaran, entah apa sebabnya, Mandiangin juga sekarang banyak sekali dikunjungin traveller yang lagi demam Hiking menikmati alam, hanya saja perlunya kesadaran dalam hal membuang sampah pada tempatnya, hampir ini seperti kebiasaan yang tak bisa dihilangkan membuang sampah sembarangan, Apa susahnya membawa sampah itu kembali ketempat nya yaitu tempat sampah, toh kita menikmati tempat tersebut lebih berat dengan isi makanan kok bawa kembali sampahnya yang udah kosong beratnya minta ampun. 

Dari sisi melakukan Hiking/Camping dalam menikmati alam, merasakan kebersamaan dengan membuat api unggun untuk tempat berhangat dalam nilai positif merefresh otak2 keram dalam kegiatan kota tidak salahnya di lakukan, tetapi jangan dilupakan setelah mau meninggalkan tempat kita Camp untuk tidak meninggalkan tempatnya saat bernyala/bara api, harus dipastikan mati semua ya, soalnya ini sangat membahayakan yang akan terjadi kebakaran, kita tidak tau api itu akan kemungkinan terjadi tertiup angin dan juga bagi anda yang perokok jangan membuang putung rokok sembarangan itu bisa saja akan memicu kebakaran disaat musim kemarau ini, Mari kita jaga kelestarian Alam yang ada Di Taman Hutan Raya Sultan Adam Mandiangin. Kalo bukan kita siapa lagi, marilah bersadar diri untuk Alam yang di ciptakan TUHAN. Setidaknya TUHAN akan melindungi kita dari bencana, tetapkan dalam keyakinanmu untuk mencintai Alam dan TUHAN MU.  
AKU, TUHAN dan ALAM.


***

Negeri di Atas Awan 2011

Kabupaten Banjar, Martapura selain terkenal dengan kota intan nya, banyak juga wisata yang  wajib dikunjungi salah satunya Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Mandiangin .Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam tak hanya kaya dengan ragam flora dan fauna. Namun di dalam kawasan tersebut juga banyak terdapat lokasi wisata.  air terjun, perbukitan yang hijau hingga pemandian kolam belanda dan diatas puncak terdapat peninggalan Benteng Belanda. Tahura Sultan Adam Membentang dari kecamatan karang intan sampai kecamatan aranio. DIsini saya akan bercerita tentang Objek Wisata yang berada di Mandiangin yang merupakan kawasan Tahura Sultan Adam.
Untuk menempuh lokasi objek-objek wisata tersebut bisa ditempuh dengan cara berjalan kaki . karena sulit bagi motor dan mobil untuk menembus lokasi. Tahura Sultan Adam Mandiangin  merupakan tempat favorite bagi pecinta alam, Bagi anak pecinta alam tempat ini sering dilakukannya diklat lapangan organisasi,  camping, dan juga tempat menghilangkan penat karena seminggu bekerja . Setiap weekend  ada saja yang ngecamp di tahura . karena lokasi tahura yang tidak terlalu jauh dari kota banjarbaru, sekitar 15 kilometer. Dari pusat kota banjarmasin sekitar 45 kilometer  untuk sampai ke tahura sultan Adam dapat di jangkau menggunakan mobil atau motor. Pohon rindang dari berbagai sudut membuat Udara sejuk alam tahura membuat keadaan semakin menyejukan hati penikmat alam bebas. 
Tengger

Kamis, 13 Agustus 2015

Tanjung Kunyit dan Kehidupannya (Catper 3 Explore Pulau Laut Barat)

Sebenarnya ini cerita lama yang pernah saya simpan tapi belum sempat terpublish di khalayak luar, dan akhirnya saya kembali mampir kemaren dan ingin melanjutkan tulisan beberapa tahun yang lalu tentang Tanjung Kunyit dan Kehidupannya. sudah beberaa tulisan saya yang berbau Pulau Laut Barat diantaranya Wisata Teluk Tamiang , Perjalanan Banjarbaru Teluk Tamiang, Perjalanan Teluk Tamiang Pulau BirahBirahan

***
Jauh dari keramaian kesederahanaan yang menggambarkan desa di ujung barat Kabupaten Kotabaru menjadi kearifan lokal yang patut jadi panutan. Tanjung Kunyit yang terpisah dari daratan kotabaru.Pulau ini tersendiri hanya dapat ditempuh dengan menggunakan klotok/sampan kapal untuk bisa sampai ke desa tanjung kunyit dari cerita eksplore teluk tamiang dan tanjung kunyit di postingan sebelumnya kali ini saya mau melanjutkan apa saja yang membuat daya tarik kita untuk melancong ke Tanjung Kunyit.

Dermaga Tanjung Kunyit
Tanjung Kunyit adalah salah satu desa di wilayah kecamatan Pulau Laut Barat, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. dikelilingi teluk dan laut lepas yang sebagian mempunyai terumbu karang yang begitu menarik untuk dijadikan wisata bawah laut seperti snorkling dan diving, melihat gugusan terumbu karang dan ikan ikan hias yang begitu menggoda untuk menangkap ikannya :). Suku Didesa Tanjung Kunyit adalah Mandar dan Bugis, Mata Pencaharian mereka sebagai nelayan sedangkan ada sebagian berkebun di lereng bukit seperti kacang kacangan dan singkong.Kehidupan disini serba kekurangan Desa Belum mempunyai Sekolah SMP...Hanya SD yang ada di desa itupun kurang memadai, ada beberapa orang tua terpaksa melanjutkan sekoah anaknya ke desa teluk tamiang yang bila ditempuh menggunakan sampan sekitar setengah jam itu pun bila gelombang bersahabat tapi saya salut dengan perjuangan menuntut ilmu yang  begitu beratnya perjuangan sampai ke sekolahnya. Tidak Jarang mereka harus memakai baju ganti dulu Seragam Sekolah,Tas dan Sepatu Mereka Bungkus di plastik agar tidak kebasahan saat di sampan. Sedih Melihat Borneo ini begitu kaya akan alamnya tapi masih ada saja kehidupan diujung sana yang masih kekurangan. Setiap Hari sekolah mereka mealakukan ritual bolak balik tanjung kunyit-teluk tamiang.

Pantai Tanjung Kunyit

Waktu luang di pergunakan masyarakat tanjung kunyit untuk memperbaiki jaring penangkap ikan


Siang hari kami memutuskan berkeliling pulau Tanjung Kunyit menggunakan kapal/perahu bermesin dengan membayar 80 ribu untuk bahan bakar kapal cuaca cerah mendukung perjalanan ini air laut yang jernih tampak dari kapal ingin rasanya cepat" nyebur, kami sudah menyiapkan pelampung dan alat snorkling untuk melihat keindahan bawah lautnya dengan sedikit roti tawar agar ikan" nya pada ngumpul saat snorkling panas bukan halangan buat orang" yang menyukai laut, kulit akan jadi eksotik :) spot pertama kami coba agak dalam dan bergelombang menyusahkan kami untuk melihat lebih lama dan kami memutuskan melanjutkan perjalanan kspot berikutnya, akhirnya kami tepat di kumpulan terumbu karang dan ikan hiasnya banyak dangkal dan kurang bergelombang kami puas puasin untuk snorkling ingin sekali menangkap ikan itu terumbu karangya juga banyak tapi ada beberapa yang rusak. sayang kami tidak mempunyai kamera underwater yang memadai, itu pun pake pembungkus plastik yang khusus buat kamera tidak begitu tajam untuk mengambil foto bawah laut. Resiko Snorkling ditempat dangkal membuat kaki sobek karena sering terkena  karang (jangan sengaja nginjek ya gak boleh) ,kurang hati" juga penyebab utama tapi tidak apalah sekali' menikmati bawah laut. Tidak membayangkan bila kami melakukan diving apa kah tambah seindah lagi bawah lautnya, pulau pulau disekitaran tanjung kunyit juga menggoda untuk dikunjungi tapi sayang waktu yang tidak ada, dari orang sekitar pulau sembilan begitu bagus untuk dikunjungi ada penyu disana dan pulau disana ada sembilan sesuai dengan namanya pulau sembilan. Kapan" kami akan kesana bila ada waktu, begitu indahnya

Underwater Tanjung Kunyit 1 (foto: Ferdy)

Underwater Tanjung Kunyit 2 (foto: Ferdy)

Underwater Tanjung Kunyit 3 (foto: Ferdy)

Kepulauan yang ada di Kabupaten Kotabaru merupakan aset Wisata Kalimantan Selatan yang wajib untuk di jaga dan di lestarikan dan dipromosikan ke khalayak luar. Tapi saat ini kesadaran itu kurang terlihat baik dari Kabupaten Kotabaru. Provinsi juga seharusnya mempedulikan masyarakat kepulauan, jangan berdebat saja bila satu pulau kalimantan selatan akan diambil provinsi lain, salah satu contoh besar pulau lari larian.

I'am Indonesian | dari menara mercusuar tanjung kunyit
Sunrise dari Menara Mercusuar Tanjung Kunyit
Tanjung Kunyit Collage

Mercusuar Tanjung Kunyit

Ditanjung Kunyit juga mempunyai menara pemantau yang letaknya tepat diatas bukit dan dijaga oleh 2-3 orang yang secara bergantian dan rolling 3 bulan sekali ada rumah yang di sediakan untuk penjaga menara, dari cerita itu rumah merupakanpeninggalan belanda, bayangkan rumah diatas bukit dan dikelilingi lautan,  bahan2 bangunan untuk membuat rumah itu diangkut menggunakan helikopter. Setiap ada tamu yang berkunjung penjaga disana sangat welcome dan mengajak kami untuk bermalam sayang kami tak punya waktu lagi untuk lama2 di pulau yang indah ini. Sore hari itu juga kami harus nyebrang ke teluk tamiang bapak yang mengantarkan kami sebelumnya sudah siap di dermaga,sedih rasanya meninggalkan pulau ini ingin sekali berbagi dan membantu untuk sahabat disini kita dianggap keluarga oleh orang" tanjung kunyit suatu saat kami akan kesini lagi :)
 

 

Selasa, 11 Agustus 2015

Gunung Halau Halau 1901 Mdpl Puncak Tertinggi Kalimantan Selatan

Akhirnya saya cerita juga pengalaman mendaki Gunung Halau Halau 1901 Mdpl,  yang merupakan gunung tertinggi di Kalimantan Selatan. Gunung ini juga bisa disebut dengan sebutan Gunung Besar tapi terkenal dengan sebutan gunung Halau Halau oleh Masyarakat Kalimantan Selatan.

Puncak Halau Halau 1901 Mdpl

Gunung ini terletak di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Barabai yang merupakan akses utama menuju desa terakhir pendakian, gunung halau halau berbatasan dengan tiga Kabupaten yang berada dikalimantan Selatan yaitu Kabupaten Hulu Sungai Tengah,  Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Tanah Bumbu. Gunung Halau Halau terbentang di jajaran Pegunungan Meratus yang merupakan jantungnya Kalimantan Selatan karena luasnya perbukitan dan hutan yang lebat merasa tempat ini layak untuk dikunjungi. Pendakian Halau Halau merupakan jalur trek basah karena menempuh hutan hutan meratus yang menjunjung tinggi, dari desa terakhir sampai kepuncak pun, tidak akan terlihat dari kejauhan puncak tertinggi Kalimantan selatan ini karena jalur sangat tertutup oleh hutan dan perbukitan naik turun.

Malam sebelum pendakian kita silaturahmi di rumah julak desa batu kambar

Untuk rute pendakian Halau Halau, saya akan merangkumnya secara detail. Buat teman teman pendaki gunung yang ingin Pendakian Halau Halau 1901 Kalimantan Selatan dapat dengan mudah untu menyusun rencana. Walaupun gunung ini tidak terlalu tinggi, tapi ketenangan dalam mendaki gunung ini patut kalian coba.

Untuk teman2 yang diluar Kalimantan Selatan tentunnya tujuan utama kalian mendarat dulu di bandara syamsudinoor (via udara) atau pelabuhan trisakti (via laut). Pastinya ada kelebihan masing masing pesawat mahal namun bisa efesien waktu, yang punya cukup lama dan bisa menghemat uang bisa mencoba via laut.

Via Laut akan berlabuh di pelabuhan trisakti, dari pelabuhan trisakti cari angkutan umum jurusan trisakti pal 6(terminal), dari terminal pal 6 menggunakan angkutan umum tujuan Barabai. Selanjutnya yang Via udara anda akan mendarat di Bandara Syamsudinnoor Banjarmasin, dari bandara anda bisa menggunakan taksi(angkutan kota sebutan orang Kalimantan) jangan salah naik yang pake argo ya entar mahal J biasanya cari taksi tujuan tanjung karena arahnya menuju Barabai (Hulu Sungai Tengah) jarak tempuh bandara ke barabai sekitar 3 jam, nah jangan lupa ya minta turunin dikota barabai atau diterminal barabai entar kalian bisa kelewatan ke Tanjung J. Dari Kota Barabai bisa naik Taksi (angkutan pedesaan) menuju desa Batu Kambar(Bakam) yang merupakan akses masuk Kawasan Wisata Desa Hinas Kiri jarak tempuh 1-2 jam. Untuk cari angkutannya bisa di terminal barabai. Jangan lupa untuk ijin dulu ya kerumah kepala desanya sekalian silaturahmi  / ijin untuk mendaki Halau Halau, di sini anda akan bertemu dengan Julak yang merupakan emaknya para pendaki dikalimantan selatan berceritalah kepada julak tujuan kalian mendaki, nanti pasti akan banyak cerita yang kalian dapat.

Desa Batu Kambar bukan merupakan desa terakhir menuju jalur trek pendakian kalian akan berjalan kaki menuju desa kiyu yang merupakan desa terakhir jangan lupan ijin ya retribusi buat desa disana dan mencatat identitas diri anda, perijinan ini dikelola masyarakat kampung. Kalo teman teman tidak tau jalur sebaiknya meminta jasa guide orang desa sekitar untuk menunjukan arah menuju puncak Halau Halau 1901. Setelah beres semua administrasi jangan lupa berdoa ya sebelum melakukan trek.

Desa Kiyu – Tiranggang – Sungai Karuh (6-7 jam)

Pos Desa Kiyu 


Lokasi  Tiranggang

Pohon Besar yang kita jumpai dijalur Track
Perjalanan akan melewati beberapa jembatan gantung menyusuri jalan setapak yang terbuat dari semen sedikit datar dan masih santai naik turun, jalan semen ini akan berakhir di sebuah pondokan buat kalian beristirahat sejenak, dari pondokan ini kalian akan menanjak terus menerus menuju tiranggang, santai aja ya jalannya entar cape jangan tergesa2,sekitar berjalan 3 jam anda akan berada di tiranggang tempat kalian bersantai sebenarnya ini bukan shelter tapi kita berada di atas bukit tiranggang yang lumayan panjang menanjak selama perjalanan tadi beristrahatlah dulu bercanda gurau . Perjalanan akan dilanjutkan menuju basecamp sungai karuh nah disini kalian akan memasuki hutan yang lebat sangat enak melewati ini adem dan cape kita akan terobati dan dsini banyak bonus karena menuruni bukit dan datar kalian akan bertemu pohon besar yang berumur ratusan tahun dan jangan lupa nantinya berfoto dulu yak lo mendaki kehalau halau 10 orang aja bisa muat untuk berfoto dipohon besar tersebut  di tengah perjalanan kita akan bertemu mata air kalian bisa bersantai disini untuk memasak kalo udah laper jangan biasakan kalo lapar ditahan entar sakit perjalanan masih didepan mata, perjalanan dilanjutkan menuju sungai karuh kalian akan melewati beberapa sungai nah lepas sepatunya ya basah nantinya agak disarankan bawa sandal japit buat ganti saat nyeberang .  Akhirnya kalian sampai di sungai karuh dengan jarak waktu tempuh sekitar 6-7 jam normalnya nah tempat ini sangat cocok buat bermalam karena tempatnya luas dan ada pondokan yang merupakan pos istirahat yang dikelola masyarakat desa. Di sungai karuh juga ada air terjun untuk memanjakan mata saat beristirahat yang di sebut Air Terjun Sungai Karuh. Kita beristirahat 1 malam di tempat ini untuk melepas lelah dengan tugas masing masing, mendirikan tenda masak air, masak nasi buat tenaga karena sudah seharian berjalan kaki.

Sungai Karuh Basecamp
Air Terjun Sungai Karuh
Sungai Karuh – Jumantir – Penyaungan – Puncak Halau Halau 1901 Mdpl (7-8 jam)

Selamat pagi sungai karuh suara binatang jangkrik saling bersahutan menemani pagi suasana pagi lumayan dingin dan ketinggian tempat ini sekitar 500 Mdpl yang rimbun di hutan meratus yang alami, disarankan bangun pagi suasanya sangat sejuk, sinar matahari pagi akan terlihat menembus rimbunan pohon memancarkan keindahan yang sulit didapat di kota2 yang penuh dengan polusi. Dengan suguhan kopi dan teh hangat dengan kebersamaan di pagi hari membuat kami merasa dalam suatu keluarga dekat. Sebelum melanjutkan perjalanan kami masak dulu untuk bekal tenaga melanjutkan perjalanan selanjutnya. Sekitar pukul 10:00 wita semua sudah beres , makan, beres2 peralatan dll. Kami berdoa sebelum berangkat meminta kepada Tuhan YME untuk keselamatan pendakian kami, perjalanan awal kami disungguhi jalan menanjak yang begitu curam dan sangat melelahkan kita akan meniti bukit selama 1-2 jam menuju Jumantir, Jumantir sendiri bisa dibuat Camp tetapi untuk beberapa tenda saja dsini juga ada sumber air, perjalanan akan banyak mendaki menuju puncak, dengan hanya sedikit bonus dan ingat dalam mendaki bukan kita cepat2 an dalam menggapai puncak tapi bagaimana kita menahan ego kita masing2 menaklukan dalam perjalanan tersebut.

Camp Penyaungan
Sore hari kita akan sampai didaerah penyaungan basecamp terakhir menuju puncak jangan lupa sebelum ke penyaungan kita isi persediaan air dulu ya sebanyak mungkin karena menuju puncak tidak ada lagi air, disana aka nada penunjuk arah mata air kita akan turun kebawah untuk mencari air, bila musim kemarau kita akan lebih jauh kebawah untuk mencari sumber airnya, mungkin hampir sama dengan sumber mani di kalimati di gunung semeru. Nah disini bila anda mengikuti alur pendakian merah putih kalian akan disuruh beristirahat dibasecamp penyaungan karena tempat ini lumayan luas dan disekelilingnya pohon2 yang berlumut, karena ketinggian di sini sudah 1000 mdpl lebih dan sudah lumayan dingin bila menjelang malam. Nah buat kalian yang ingin ngecamp di puncak Halau Halau juga bisa tetapi harus membawa persediaan yang mencukupi ya karena bila kehabisan harus ngambil lagi kebawah kan jauh hehe. Jarak penyaungan ke puncak halau halau kurang lebih 1 jam perjalanan. Di puncak bisa mendirikan 4-6 tenda untuk idealnya, buat yang ingin liat sensasi ngecamp dipuncak sebaiknya saya sarankan bermalam lah di puncak karena suasana malam akan terlihat indah bila tidak berkabut, lampu2 kota terlihat jauh sangat cantik seperti bintang2  . dan suasa pagi melihat sunrise dari atas puncak menambah kepuasan tersendiri, kita akan merasakan betaba besarnya kuasa TUHAN YME atas apa yang di ciptakan NYA.

Pemandangan dari puncak Halau Halau 1901 Mdpl







Jangan lupa untuk selalu bersujud syukur dengan apa yang di berikan TUHAN atas kesehatan yang diberikan dan kemampuan untuk menjalankan apa yang kita lakukan.

Ambilah foto sebanyak mungkin untuk mengabdikan momenmu diatas puncak, yang dapat kamu ceritakan suatu saat kepada penerusmu, ajarkan bagaimana sesungguhnya seorang pendaki bukan ajarkan kesombongan karena kita pernah mendaki puncak. Jangan membuang sampah sembarangan apa yang kita bawa kegunung kembalikan lah keasalnya walaupun itu hanya punting rokok, jangan membunuh apapun selain waktu, jangan merusak alam, hutan merupakan tiang kehidupan bumi, jaga hutan kita jangan sampai rusak oleh penguasa2 yang tidak bertanggung jawab. Biarkan foto dan kenangan bersama sahabat yng kita ingat waktu tua nanti.

Setelah puas dipuncak akhirnya kami kembali ke turun ke desa, dari puncak ke desa memerlukan waktu 1 hari perjalanan, dari pengalaman penulis kemungkinan kita jam 7 malam akan sampai di desa kiyu, dengan istirahat2 dijalan, buat pendaki yang memerlukan waktu banyak setelah dari puncak bisa bermalam kembali di sungai karuh dan besok harinya kembali kedesa, buat memulihkan tenaga. Jangan lupa setelah sampai didesa untuk melapor kembali kewarga untuk kenyamanan dan silaturahmi kewarga desa kiyu. Yang mau oleh oleh dari desa ini bisa membuat gelang simpai yang dibikin langsung ditangan, gelang ini terbuat dari bahan rotan dan langam. Mungkin ini masih kurang lengkap nanti kita bisa cerita lebih detailnya, tetap semanga berpetualang Hadapi dan Hancurkan.



Rabu, 05 Agustus 2015

Perjalanan Teluk Tamiang ke Pulau Birah Birahan Kabupaten Kotabaru (Catper 2 Explore Pulau Laut Barat)

Kita Update lagi nih untuk yang belum baca catper sebelumnya bisa baca Perjalanan Banjarbaru ke Teluk Tamiang

***

Hoammm.. pagi pagi kita bangun cepat untuk menikmati sunrise di dermaga teluk tamiang, tapi apa daya  kami salah tempat karena sunrisenya terlindung dari pohon2 kelapa, tapi tidak apalah kita menikmati pagi yang sejuk saat itu air lagi pasang deburan ombak bergantian menabrak bibir pantai. Puas menikmati pagi di dermaga kami kembali ke rumah pak sulaiman tidak disangka kita udah disuguhi teh hangat dan nasi bungkus, pak sulaiman merupakan tokoh di teluk tamiang dan sangat baik kepada kami. Setelah makan kami bersiap untuk pergi ke pulau birah birahan, pulau yang baru kami dengar sebelumnnya hanya lewat peta internet. 

Anak pak sulaiman mengantarkan kami ke tempat kapal yang kami akan pakai untuk menyeberang ke pulau birah birahan. Kami berkenalan dengan keluarga pak sulaiman yang juga nahkoda kapal yaitu pak jasman, rumah pak jasman bertempat dibibir pantai kalo nanti keteluk tamiang lagi mau tidur ditempat pak jasman pikirku :).. sebelum berangkat kita foto2 dulu di pantai teluk tamiang :)

Pantai Teluk Tamiang 1

Jam 8 kami berangkat dari teluk tamiang untuk gelombang saat itu lumayan, tapi pas saat itu di beri kemudahan untuk berangkat ke pulau birah birahan, kapal yang kami tumpangi perlahan melewati sisi pulau teluk tamiang dan akan melewati tanjung kunyit yang merupakan desa paling ujung di pulau barat, dan juga terkenal dengan mercusuarnya tanjung kunyit, nanti kita cerita tanjung kunyit dan kehidupannnya , kita fokus menuju pulau birah birahan.

Pantai Teluk Tamiang 2

Dari kejauhan pulau birah birahan sudah terlihat walaupun kecil, setidaknya kita pikir pulau ini tidak jauh, melepas lelah kami bercanda ria di kapal dan sambil mancing walaupun tidak dapat karena gak tau teknik mancing dilaut sedangkan pak jasman nakhkoda kami dengan mudah mendapatkan ikan :) . Sekilas Pulau Birah Birahan Kotabaru dulunya merupakan tempat konservasi penyu, yang dikelola pemerintah daerah, tapi entah kenapa sampai sekarang tidak ada sedikitpun pengelolaan yang signifikan. Sampai kami yang mau kesana tidak tahu sama sekali ada konservasi, masyarakat sekitar kepulau birah ini bila ingin memancing karena daerah dekat pulau birah ini ikan nya lumayan banyak.Dan pada musim2 tertentu nelayan tidak berani ketempat ini karena gelombangnya tinggi, karena pulau ini sudah merupakan laut lepas, dari cerita pak jasman pulau ini tidak berpenghuni hanya ada satu rumah yang merupakan penjaga penyu, saya sangat penasaran ingin melihat seperti apa pulau ini dari dekat, tidak terasa kami udah mulai sampai tidak lupa eksis foto foto lagi, kami mencoba snorkling dulu sebelum merapat kebibir pantai gelombang yang lumayan membuat kapal goyang setelah diberhentikan dilaut sempat oleng2 juga nih kepala, secepatnya nyebur biar seger hehe. tidak lupa untuk memakai pelampung, ternyata dalam banget tempat snorklingnya, ikan2 hias lumayan banyak karang juga bagus2 walaupun sedikit jarang kurang rapat :)

Snorkling, dengan Latar Belakang Pulau Birah birahan


Pantai Pulau Birah Birahan 1

Pantai Pulau Birah Birahan 2

Pantai Pulau Birah Birahan 3 , bertalar belakang mercusuar
Pantai Pulau Birah Birahan 4

Pantai Pulau Birah Birahan 5

Setelah puas snorkling kami diarahkan oleh pak jasman untuk menikmati pulau, kapal pelan pelan menuju bibir pantai ingin secepatnya berlari dan memegang pasir putih pulau birah birahan, teman2 pada gak sabar dan nyebur duluan karena sebelumnya sudah basah2, mengelilingi pulau birah birahan kotabaru memerlukan waktu 30 menit, separu pulau ini dikelilingi pasir putih yang sangat indah, sangat cocok buat teman teman yang suka keindahan pantai dengan landscape yang luas, tempat ini lumayan banyak sampah, sepertinya buka karena pengunjung yang datang kesini karena banyaknya abrasi sampah dari tengah laut yang menyebabkan sampah2 menuju bibir pantai, tempat ini tidak kalah dengan Gili Trawangan di Lombok, tempat ini hanya kalah dengan pengelolaannya, dan tidak adanya investor yang tertarik, hanyak kurang promosi aja dan sangat kurang diperhatikan pulau birah birahan di kotabaru ini.

***

Hampir 3 jam kami dipulau ini ada yang asyik masak buat makan siang (mie) dan cemilan, maklum persediaan tidak banyak dan ingin praktis, tempat ini sangat panas, kami pun kembali menuju teluk tamiang, sekali lagi pulau ini bagai pulau pribadi buat kami :) , buat kalian yang takut panas disarankan memakai sunblock biar gak hitam kulit kalian, buat kalian yang ingin kepulau ini sangat disarankan untuk melihat kondisi laut bisa cek di BMKG setempat, atau mencari info dari warga yang berada diteluk tamiang dan sekitarnya. Untuk masalah makan diteluk tamiang ada yang jual nasi kuning di dermaga teluk tamiang dan murah kok dijamin kenyang dan ikannya ikan laut disana segar nya minta ampun :). Kalo malam diteluk tamiang juga ada bakso kalo sekarang gak tutup ya posisinya dekat mesjid. Untuk menginap perlunya anda sosialisasi kepada warga disana ya , biar kita belajar bagaimana bermasyarakat.

Buat Kalian yang tidak mau repot menuju lokasi ini bisa menghubungi admin Apache Trip Organizer atau bisa komen di blog ini ya, untuk info admin bisa Klik DISINI

Selasa, 04 Agustus 2015

Aruh Adat Dayak Meratus Balai Ramang 22 Agustus 2015


Dayak Meratus Foto By Hairiyadi

Umpat jua mempromokan pacangan acara adat nang cagaran di adakan di balai ramang,kecamatan hantakan hulu sungai tengah.

Kami mengajak para sahabat pecinta budaya dan hobby fotografi budaya untuk berpartisipasi pada:
"RITUAL ARUH WANANG BANIH BARAT DAN RITUAL BABAYAR JANJI".
Bertempat di "BALAI ADAT RAMANG DESA CABAI/PATI KALAIN KEC. HANTAKAN KAB. HULU SUNGSI TENGAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN.
Pada tgl 22 AGUSTUS 2015.

Jadwal kegiatan:

Bagi peserta luar Kalimantan akan dijemput di bandara Syamsuddin Noor jam 09.00 tgl 22 Agustus 2015
Bagi peserta lokal bisa bergabung di lapangan Dwiwarna Barabai jam 16.00 tgl 22 Agustus 2015
16.00-17.00 perjalanan ke balai adat Ramang
17.00-18.00 atraksi KURUNG-KURUNG HANTAK
18.00-19.00 ISTIRAHAT
19.00-20.00 SILATURAHMI DENGAN MASYARAKAT ADAT DAN MAKAN MALAM BERSAMA WARGA
20.00-07.00 pagi RITUAL ARUH WANANG DAN RITUAL BABAYAR JANJI SAMBIL AMBIL FOTO
07.00-08.00 MAKAN PAGI BERSAMA WARGA
08.00-10.00 LANJUTAN RITUAL SAMBIL AMBIL FOTO
10.00-12.00 FOTO KONSEP
12.00 SELESAI


KONFIRMASI PESERTA DAN INFORMASI LENGKAP HUBUNGI:
NAFI MUHAMMAD ALI
HP : 081254551892


Untuk info lengkap silakan hubungi nomor di atas,
atau hubungi akun FB ini:

https://www.facebook.com/hairiyadi

‪#‎Apam_Hangit88‬