Instagram

Kamis, 13 Agustus 2015

Tanjung Kunyit dan Kehidupannya (Catper 3 Explore Pulau Laut Barat)

Sebenarnya ini cerita lama yang pernah saya simpan tapi belum sempat terpublish di khalayak luar, dan akhirnya saya kembali mampir kemaren dan ingin melanjutkan tulisan beberapa tahun yang lalu tentang Tanjung Kunyit dan Kehidupannya. sudah beberaa tulisan saya yang berbau Pulau Laut Barat diantaranya Wisata Teluk Tamiang , Perjalanan Banjarbaru Teluk Tamiang, Perjalanan Teluk Tamiang Pulau BirahBirahan

***
Jauh dari keramaian kesederahanaan yang menggambarkan desa di ujung barat Kabupaten Kotabaru menjadi kearifan lokal yang patut jadi panutan. Tanjung Kunyit yang terpisah dari daratan kotabaru.Pulau ini tersendiri hanya dapat ditempuh dengan menggunakan klotok/sampan kapal untuk bisa sampai ke desa tanjung kunyit dari cerita eksplore teluk tamiang dan tanjung kunyit di postingan sebelumnya kali ini saya mau melanjutkan apa saja yang membuat daya tarik kita untuk melancong ke Tanjung Kunyit.

Dermaga Tanjung Kunyit
Tanjung Kunyit adalah salah satu desa di wilayah kecamatan Pulau Laut Barat, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. dikelilingi teluk dan laut lepas yang sebagian mempunyai terumbu karang yang begitu menarik untuk dijadikan wisata bawah laut seperti snorkling dan diving, melihat gugusan terumbu karang dan ikan ikan hias yang begitu menggoda untuk menangkap ikannya :). Suku Didesa Tanjung Kunyit adalah Mandar dan Bugis, Mata Pencaharian mereka sebagai nelayan sedangkan ada sebagian berkebun di lereng bukit seperti kacang kacangan dan singkong.Kehidupan disini serba kekurangan Desa Belum mempunyai Sekolah SMP...Hanya SD yang ada di desa itupun kurang memadai, ada beberapa orang tua terpaksa melanjutkan sekoah anaknya ke desa teluk tamiang yang bila ditempuh menggunakan sampan sekitar setengah jam itu pun bila gelombang bersahabat tapi saya salut dengan perjuangan menuntut ilmu yang  begitu beratnya perjuangan sampai ke sekolahnya. Tidak Jarang mereka harus memakai baju ganti dulu Seragam Sekolah,Tas dan Sepatu Mereka Bungkus di plastik agar tidak kebasahan saat di sampan. Sedih Melihat Borneo ini begitu kaya akan alamnya tapi masih ada saja kehidupan diujung sana yang masih kekurangan. Setiap Hari sekolah mereka mealakukan ritual bolak balik tanjung kunyit-teluk tamiang.

Pantai Tanjung Kunyit

Waktu luang di pergunakan masyarakat tanjung kunyit untuk memperbaiki jaring penangkap ikan


Siang hari kami memutuskan berkeliling pulau Tanjung Kunyit menggunakan kapal/perahu bermesin dengan membayar 80 ribu untuk bahan bakar kapal cuaca cerah mendukung perjalanan ini air laut yang jernih tampak dari kapal ingin rasanya cepat" nyebur, kami sudah menyiapkan pelampung dan alat snorkling untuk melihat keindahan bawah lautnya dengan sedikit roti tawar agar ikan" nya pada ngumpul saat snorkling panas bukan halangan buat orang" yang menyukai laut, kulit akan jadi eksotik :) spot pertama kami coba agak dalam dan bergelombang menyusahkan kami untuk melihat lebih lama dan kami memutuskan melanjutkan perjalanan kspot berikutnya, akhirnya kami tepat di kumpulan terumbu karang dan ikan hiasnya banyak dangkal dan kurang bergelombang kami puas puasin untuk snorkling ingin sekali menangkap ikan itu terumbu karangya juga banyak tapi ada beberapa yang rusak. sayang kami tidak mempunyai kamera underwater yang memadai, itu pun pake pembungkus plastik yang khusus buat kamera tidak begitu tajam untuk mengambil foto bawah laut. Resiko Snorkling ditempat dangkal membuat kaki sobek karena sering terkena  karang (jangan sengaja nginjek ya gak boleh) ,kurang hati" juga penyebab utama tapi tidak apalah sekali' menikmati bawah laut. Tidak membayangkan bila kami melakukan diving apa kah tambah seindah lagi bawah lautnya, pulau pulau disekitaran tanjung kunyit juga menggoda untuk dikunjungi tapi sayang waktu yang tidak ada, dari orang sekitar pulau sembilan begitu bagus untuk dikunjungi ada penyu disana dan pulau disana ada sembilan sesuai dengan namanya pulau sembilan. Kapan" kami akan kesana bila ada waktu, begitu indahnya

Underwater Tanjung Kunyit 1 (foto: Ferdy)

Underwater Tanjung Kunyit 2 (foto: Ferdy)

Underwater Tanjung Kunyit 3 (foto: Ferdy)

Kepulauan yang ada di Kabupaten Kotabaru merupakan aset Wisata Kalimantan Selatan yang wajib untuk di jaga dan di lestarikan dan dipromosikan ke khalayak luar. Tapi saat ini kesadaran itu kurang terlihat baik dari Kabupaten Kotabaru. Provinsi juga seharusnya mempedulikan masyarakat kepulauan, jangan berdebat saja bila satu pulau kalimantan selatan akan diambil provinsi lain, salah satu contoh besar pulau lari larian.

I'am Indonesian | dari menara mercusuar tanjung kunyit
Sunrise dari Menara Mercusuar Tanjung Kunyit
Tanjung Kunyit Collage

Mercusuar Tanjung Kunyit

Ditanjung Kunyit juga mempunyai menara pemantau yang letaknya tepat diatas bukit dan dijaga oleh 2-3 orang yang secara bergantian dan rolling 3 bulan sekali ada rumah yang di sediakan untuk penjaga menara, dari cerita itu rumah merupakanpeninggalan belanda, bayangkan rumah diatas bukit dan dikelilingi lautan,  bahan2 bangunan untuk membuat rumah itu diangkut menggunakan helikopter. Setiap ada tamu yang berkunjung penjaga disana sangat welcome dan mengajak kami untuk bermalam sayang kami tak punya waktu lagi untuk lama2 di pulau yang indah ini. Sore hari itu juga kami harus nyebrang ke teluk tamiang bapak yang mengantarkan kami sebelumnya sudah siap di dermaga,sedih rasanya meninggalkan pulau ini ingin sekali berbagi dan membantu untuk sahabat disini kita dianggap keluarga oleh orang" tanjung kunyit suatu saat kami akan kesini lagi :)
 

 

0 komentar:

Posting Komentar